Cara Membuka Bisnis Pelatihan

cara membuka bisnis pelatihan
membuka pelatihan

Cara Membuka Bisnis Training

Sebelum kita membahas bagaimana cara membuka bisnis training. Alangkah baiknya kita memahami apa itu arti bisnis, dan apa perbedaannya dengan berdagang.

Yang mau bisnis, pasti harus bisa dagang dulu. Semua pasti setuju. Menjadi pengusaha itu harus bisa berjualan, tapi tidak semua penjual bisa menjadi pengusaha. Menjadi pengusaha itu lebih rumit daripada menjadi seorang penjual, karena harus menguasai banyak hal. Matriks berpikirnya lebih komplek dari sekedar seorang penjual. Dia harus menguasai penjualan, proses produksi, distribusi, quality control, selain itu seorang pengusaha juga harus bisa merekrut karyawan, mengawasi dan memberhentikannya, serta masih banyak lagi pekerjaan seorang pengusaha. Namun hal tersebut dapat dilakukan jika pengusaha memahami bagaimana membangun bisnis melalui 3 S :  Strategic, Structure & System. Hal tersebut akan dibahas di tulisan yang berbeda.

Berlanjut dengan pernyataan seorang milyuner di youtube bahwa 8 (delapan) orang dari 10 (sepuluh) orang yang memulai bisnis nya, biasanya gagal di tahun pertama. Kenapa, karena belum mengidentifikasi value apa sebenarnya yang mau diraih. Value identifying harus dilakukan di awal memulai sebuah usaha. Banyak yang gagal dalam mengeksekusi ide bisnisnya, padahal ide bisnisnya sudah brilian sekali terlihatnya. Dan terbanyak setuju gagalnya suatu usaha di awal-awal adalah karena terbentur masalah modal. 

Modal Bukanlah Segalanya

Modal bukanlah segalanya dalam memulai usaha, karena banyak juga yang sudah memiliki modal namun tidak tahu dipergunakan untuk apa. Usahanya sudah berjalan, namun tidak berhasil balik modal (Break Event Point) karena pendapatannya tidak memenuhi target. Ternyata modal yang besar sekalipun tidak dapat menguasai pasar karena salah sasaran. Kata kunci yang dapat di bold di sini adalah tepat sasaran dalam menghabiskan modal yang ada (expense capital), berfokus pada penjualan, dalam hal ini bagaimana caranya menguasai pasar.

Namun sayangnya, jika berfokus pada penjualan saja juga tidak baik, produk terlupakan, yang ada pelanggan akan lari setelah sekali beli, tidak mau kembali lagi atau lain kata kapok. Bagaimana cara nya agar pelanggan dapat repeat order, satu-satunya adalah quality control atas produk tersebut. Entah produk barang maupun jasa, semua harus memenuhi standar kepuasan pelanggan. Dengan demikian penjualan tidak hanya didapat dari pelanggan baru, namun juga pelanggan lama yang terus loyal. Penjualan bertumbuh, bisnis pun bertumbuh.

Cara Membuka Bisnis Pelatihan

Berbicara bagaimana cara membuka bisnis pelatihan, jika di mata awam hanya ada lima step : 

  1. Trainer membuat proposal pelatihan yang berisi silabus ke klien, bisa perusahaan maupun perorangan.
  2. Ketika purchase order keluar, siapkan materi lalu mengajar. 
  3. Diawali dengan pretest, mengajar, diakhiri dengan posttest.
  4. Pasca training terdapat laporan kegiatan, jika ada dokumentasi nya diberikan juga.
  5. Setelah selesai, perusahaan klien tersebut dikirimkan invoice. 

Sangat simpel jika kita hanya membahas bagaimana cara menjual sebuah pelatihan, bukan cara membuka bisnis pelatihan.

Itu hanyalah satu bagian dari proses penjualan training, masih ada bagian – bagian lain dalam sebuah bisnis training yang harus dikuasai untuk menguasai pasar training secara kontinu.

Jasa Autopilot Perusahaan Training

Siapa yang paham bagaimana membuat proposal training tersebut sampai ke tangan klien, dan nama lembaga ataupun nama trainer yang masuk ke dalam telinga klien? Lalu siapa yang akan mengurusi penagihan pembayaran training tersebut?

Berdasarkan pengalaman bertahun-tahun membuat dan mengelola beberapa lembaga pelatihan, kami sudah meriset cara terhemat dan tercepat untuk cara membuka bisnis pelatihan di era new normal hingga terjual dengan laris dan sustainable.

Yaitu pertama adalah membuat legalitas perusahaan training melalui jasa pengurusan legalitas setidaknya CV, jika ada budget lebih bisa juga PT. Hal tersebut dilakukan agar tidak membuang-buang energi karena pengurusan pembuatan legalitas perusahan training di satu daerah berbeda dengan daerah lainnya. Salah urus legalitas membuat dua kali kerja dan membuang-buang waktu.

Selanjutnya adalah meriset produk-produk yang akan dijual berupa silabus training. Dalam membuat silabus training dapat mencari secara baik di google, mengambil dari bahan bacaan kuliah ataupun modul pembelajaran saat mengikuti sebuah training.

Selanjutnya jual produk tersebut baik offline maupun online. Untuk online dapat mengandalkan website, dan untuk pembuatan website, sebaiknya menyewa jasa pembuatan website yang sudah profesional, mulai dari pembangunan template hingga mengisi produk di dalamnya. Dengan catatan kita sudah siapkan seluruh content yang akan dipublish.

PT Sinergi Membangun Bangsa telah banyak membangun website, mulai dari website bisnis training, website bisnis resto, website developer perumahan, website agen properti dan beragam website dari berbagai sektor usaha. Terkhususkan bagaimana membangun website bisnis training, PT Sinergi Membangun Bangsa telah berpengalaman melayani pembuatan template, mengisi etalase website training dengan produk-produk training unggulan hingga mengelola website lembaga training tersebut selama bertahun-tahun.

Untuk pendampingan pembuatan bisnis pelatihan, silahkan menghubungi kami disini. Kami akan dampingi pembuatan bisnis pelatihan yang terkostumisasi menyesuaikan kebutuhan pemilik bisnis nantinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.